Jokowi Minta ‘Gas dan Rem’ Terkait Prediksi Resesi Perekonomian

- 1 Juli 2020, 09:39 WIB
Presiden RI Joko Widodo (Instagram @jokowi) /instagram @jokowi/


RINGTIMES BANYUWANGI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan akan adanya ancaman resesi yang sudah menghantui ekonomi dunia akibat pandemi Covid-19.

Saat kunjungan kerja ke Kota Semarang, Jawa Tengah pada Selasa, 30 Juni 2020 lalu, Jokowi menyebutkan kondisi supply, demand hingga produksi Tanah Air sudah terganggu.

"Saya titip, yang kita hadapi ini bukan hanya krisis kesehatan, tapi juga ekonomi. Karena kalau kita lihat, demand terganggu, supply terganggu, produksi terganggu," ucap Jokowi saat menyampaikan pengarahan terkait Penanganan Covid-19 bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dikutip ringtimesbanyuwangi.com dari pikiran-rakyat.com.

Baca Juga: Sentil Nadiem Makarim, Hotman Paris Angkat Bicara Soal PPDB 2020

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga mengungkapkan bahwa Indonesia sudah harus bersiap menghadapi kontraksi ekonomi yang melaju ke arah minus pada kuartal kedua 2020.

"Kuartal pertama kita masih tumbuh 2,97 persen. Tapi di kuartal kedua kita khawatir, sudah berada di posisi minus," lanjut Jokowi.

Maka dari itu, untuk menghadapinya, Jokowi meminta kepada pemerintah daerah, khususnya di wilayah Jawa Tengah, untuk mengatur 'gas' dan 'rem' dalam upaya penanganan Covid-19.

"Gas dan remnya itu betul-betul diatur, jangan sampai melonggarkan tanpa kendali rem. Ekonomi bagus tapi (kasus, red) Covid naik, bukan itu yang kita inginkan," pinta Jokowi.

Berita ini sebelumnya telah terbit di pikiran-rakyat.com dengan judul Prediksi Ekonomi Dunia akan Masuk Resesi, Jokowi Minta 'Gas dan Rem' dalam Pengendalian Covid-19

Pesan itu disampaikan Jokowi setelah menyebut prediksi terkait kondisi ekonomi di negara-negara lain ke depan.

Halaman:

Editor: Sophia Tri Rahayu

Sumber: Pikiran-Rakyat.com


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X