Merasa Dapatkan Keadilan, Nikita Mirzani Menangis Saat Dengar Vonis Hakim

- 16 Juli 2020, 20:31 WIB
NIKITA Mirzani menjalani sidang dakwaan dugaan penganiayaan kepada Dipo Latief di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin 24 Februari 2020.* /ANTARA/

RINGTIMES BANYUWANGI - Vonis akhir dari kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Nikita Mirzani terhadap mantan suaminya Dipo Latief akhirnya diputuskan.

Putusan hakim terhadap Nikita Mirzani yaitu pidana selama enam bulan dengan masa percobaan 12 bulan tanpa menjalani masa kurungan. Nikita merasa bahwa putusan tersebut sudah sangat adil. Tak lupa, ia bersyukur karena tidak harus menghabiskan waktunya mendekam dibalik jeruji besi.

Pada hari Rabu, 15 Juli 2020, terlihat Nikita Mirzani tidak bisa menahan air matanya saat mendengar putusan Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ia mengaku sangat lega sesaat setelah mendengar keputusan tersebut.

Artikel ini sebelumnya telah terbit di pikiran-rakyat.com dengan judul Pecah Tangisan saat Dengar Vonis, Nikita Mirzani: Semoga Dipo Latief Bisa Terima Keputusan Hakim Ini

Baca Juga: DPR Mengkritik Usulan Kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Mendikbud

"Sempet deg-degan, enggak bisa enggak nangis kak," ucap Nikita lalu tangisannya pecah.

"Nangisnya karena akhirnya lelah Niki selesai, itu aja. Akhirnya Niki bisa dapet keadilan, sekian lama dari dulu enggak pernah dapetin keadilan tahun ini niki bisa dapetin keadilan buat diri Niki sama anak-anak," kata Nikita Mirzani seperti dikutip oleh ringtimesbanyuwangi dikutip dari pikiran rakyat

Awalnya, Nikita diduga melakukan penganiayaan kepada pria yang kini menjadi mantan suaminya, Dipo Latief. Sidang sudah bergulir sejak Februari 2020. Nikita merasa tahun ini memang tahun yang berat baginya.

Baca Juga: Soal Adopsi Anak Nikita Mirzani, Dewi Persik Kagum Pada Sosok Fitri Salhuteru

Dalam putusannya, hakim juga menyebutkan hal-hal yang meringankan Nikita Mirzani, yakni menyesali perbuatannya, sudah ada permohonan maaf Nikita kepada Dipo Latief, terjadi perdamaian antara keduanya di mana keduanya sempat hidup rukun melangsungkan kehidupan perkawinan (siri).

Halaman:

Editor: Dian Effendi

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X