Merasa Trauma, Gadis Perekam Video George Floyd Ini Lakukan Terapi

- 6 Juni 2020, 20:01 WIB
Tangkap layar rekaman video penangkapan George Floyd yang berujung kematiannya. /Facebook/Darnella Frazier

RINGTIMES BANYUWANGI - Gadis remaja bernama Darnella Frazier yang berani merekam kejadian mantan perwira Derek Chauvin yang berlutut di leher Floyd di Minneapolis.

Tetapi dia mendapat sebuah kritikan pedas oleh netizen, mengapa dia merekam pertengkaran itu tetapi tidak membantunya.

Remaja yang berusia 17 tahun itu berkata bahwa dia kebetulan lewat ketika melihat polisi kulit putih Derek Chauvin dengan lututnya di leher George Floyd.

Baca Juga: Mengaku Jadi Perwira TNI, Wanita Banyumas Ini Tipu Perawat Hingga Puluhan Juta

Kematian Floyd telah menyebabkan kerusuhan nasional, memicu aksi protes di seluruh kota yang ingin mengatasi rasisme dan kebrutalan polisi di Amerika. Protes sejak itu terjadi di seluruh dunia.

Sejak video itu beredar, Darnella merasa dia telah menjadi sasaran kritik yang tidak adil. Dirinya juga telah menemui spesialis trauma untuk mengatasi traumanya.

Pengacara gadis itu, Seth B. Cobin, mengatakan dia dan keluarganya tidak lagi tinggal di rumah Minneapolis Selatan mereka, yang berada di sudut kota tempat Floyd dibunuh.

Baca Juga: Pesan Fadli Zon Kepada SBY Kerap Dirundung Ikan Buntal?, Cek Faktanya

Keluarga itu dikatakan telah pindah ke lokasi yang dirahasiakan tanpa bantuan polisi, sebagaiman dikutip dari The Sun.

Cobin menjelaskan: “Dia mengalami hari-hari baik dan buruk. Saya tahu bahwa ketika dia menutup matanya, dia melihat pembunuhan itu lagi, yang merupakan gejala klasik PTSD.”

Halaman:

Editor: Firda Marta Rositasari

Sumber: Portal Jember Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X