Doa yang Dilarang Allah, Dapat Menimbulkan Kemudharatan

- 23 Februari 2021, 13:30 WIB
Ilustrasi Doa yang Dilarang oleh Allah /Unsplash / Jeremy Yap/

RINGTIMES BANYUWANGI – Para umat Muslim, sangat dianjurkan untuk berdoa terutama pada saat kesulitan, dan ada hajat yang ingin terpenuhi. Hal ini merupakan salah satu bentuk keyakinan dan kepercayaan kepada Allah SWT.

Berdoa merupakan salah satu ibadah yang sangat disukai oleh Allah. Ini dikarenakan, dengan berdoa kepada Allah, Allah akan merasa lebih dekat dengan hamba-Nya.

"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran." (QS. Al Baqarah: Ayat 186).

Baca Juga: 5 Golongan Orang yang Didoakan Malaikat Setiap Hari

Melalui doa yang dipanjatkan, segala permohonan seorang hamba kepada Rabb-nya demi meraih karunia-Nya dipanjatkan lewat doa. Memohon rahmat dan kebaikan disertai sikap merendahkan diri atau tawadhu dan senantiasa mengagungkan Dzat Tuhan.

Ada berbagai adab dalam berdoa yang dapat mempengaruhi terkabulnya suatu doa. Meskipun pada dasarnya, doa merupakan sebuah ibadah yang flexible dan memiliki peluang besar untuk diijabah. Namun, ada juga doa yang dilarang untuk diucapkan.

Dilansir Ringtimesbanyuwangi.com dari kanal YouTube Islam Populer pada 23 Februari 2021, berikut doa yang dilarang untuk dilafadzkan.

Baca Juga: Baca 1 Kali Sebelum Maghrib di Bulan Rajab, Doa untuk Rezeki Lancar dan Dikabulkannya Hajat

1. Berdoa untuk Meminta Kebaikan Dunia Saja

Pada dasarnya berdoa untuk meminta kebaikan di dunia diperbolehkan, namun harus diimbangi dengan doa untuk meminta kebaikan di akhirat kelak. Karena kehidupan di dunia hanyalah sementara, dan kehidupan sesungguhnya berada di akhirat.

Halaman:

Editor: Ikfi Rifqi Arumning Tyas


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X