Jokowi Hapus TAP MPRS tentang Larangan Ajaran Komunisme?Cek Faktanya

- 2 Juni 2020, 07:00 WIB
PRESIDEN Jokowi sebut Solo traveling dan staycation bisa menjadi tren pariwisata saat memasuki fase new normal.*

RINGTIMES BANYUWANGI  –  Kini tengah beredar kabar yang menyebut pemerintahan Presiden Joko Widodo telah menghapuskan larangan ajaran komunisme yang dimuat dalam Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (TAP MPRS) dengan Nomor XXV yang diterbitkan pada tahun 1966.

Belakangan ini beredar Soeharto dituduh PKI oleh PKI. Pertanyannya adalah mengapa rezim Jokowi menghapus TAP MPR No 66?,” tulis narasi yang beredar dalam tangkapan layar yang diunggah oleh pemilik akun Facebook Samelya Melly.

Bahkan Dikutip Pikiranrakyat-bekasi.com, Hoax Crisis Center Jawa Barat menyatakan bahwa informasi tersebut sebagai hoaks.

Baca Juga: Gambar ini Bikin Ponsel 'Hang' Jika Dibuat Wallpaper? Cek Faktanya

Sumber Berjudul: Jokowi Dikabarkan Hapus TAP MPRS tentang Larangan Ajaran Komunisme, Simak Faktanya

Aturan yang disahkan dalam TAP MPRS tahun 1996 itu telah mengategorikan PKI sebagai organisasi terlarang di tanah air termasuk seluruh wilayahnya tanpa terkecuali.

Segala bentuk kegiatan untuk mengembangkan ideologi komunisme pun resmi dilarang di Indonesia.

Sebelumnya pada 30 September 2018, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan tak ada lagi ancaman terkait PKI yang terjadi di seluruh penjuru Tanah Air.

Baca Juga: Minyak Bunga Matahari Bisa Digunakan Untuk Kecantikan? Yuk Simak 5 Manfaatnya

Halaman:

Editor: Sophia Tri Rahayu

Sumber: Pikiran Rakyat Bekasi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X