Nekat Masuk Bali Naik Sampan, Lima Warga Banyuwangi Ditangkap

- 4 Juni 2020, 12:45 WIB

 

RINGTIMES BANYUWANGI - Lima orang asal Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur berupaya masuk Bali melalui sekitar pelabuhan ikan di Pengambengan. Berbagai upaya dilakukan para pendatang untuk masuk ke Bali tanpa pemeriksaan ketat di Gilimanuk. Dengan alasan enggan melakukan rapid test mandiri karena mengeluarkan biaya ratusan ribu rupiah.

Dikutip dari laman instagram bwi24jam upaya tersebut tercium aparat Polres Jembrana yang melakukan pengawasan di pelabuhan di Pengambengan, Rabu (3/6). Sedikitnya lima orang berikut sepeda motor menyeberang menggunakan perahu jukung fiber nelayan yang biasa digunakan mencari ikan.

Kapolsek Kota Negara, AKP Sugriwo seijin Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa membenarkan mengamankan orang yang hendak masuk Bali melalui pelabuhan rakyat di Pengambengan, Kecamatan Negara.

Baca Juga: Dokter Paksa Keluarga Korban Meninggal Jadi Pasien Covid-19? Cek Fakta

Mereka berupaya tidak melintasi jalur resmi yakni di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk dengan alasan pemeriksaan ketat.


Salah seorang pendatang mengaku hendak bekerja di salah satu warga di Negara. Namun karena biaya untuk memenuhi salah satu syarat yakni rapid test hingga ratusan ribu rupiah, mereka memilih untuk naik jukung nelayan.

Kebetulan saudara yang nelayan tersebut sedang di Banyuwangi dan kembali ke Pengambengan naik jukung. Dengan alasan tidak perlu mencari rapid test, mereka nekat numpang jukung tersebut. Berikut sepeda motor Scoopy yang akan digunakan untuk kerja di Bali DK 3555 ZW.

Baca Juga: Pasutri ini Digrebeg Petugas karena Simpan Sabu-sabu di dalam Rumahnya

Halaman:

Editor: Galih Ferdiansyah

Sumber: Instagram


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X