Mengapa Amerika Serikat Disebut Negeri Paman Sam?

- 31 Juli 2020, 07:30 WIB
/

RINGTIMES BANYUWANGI - Selama ini, Amerika Serikat dikenal dengan sebutan negeri Paman Sam. Namun, alasan tersebut jarang terungkap, mungkin juga tidak banyak yang mengira bahwa terdapat kisah tersendiri yang mengiringi disematkannya sebutan Paman Sam kepada negara adidaya tersebut sebab sebutan Paman Sam sudah umum terdengar.

Pada 7 September 1813, Amerika Serikat secara resmi mendapat sebutan Paman Sam. nama tersebut dikaitkan dengan Samuel Wilson, seorang penyuplai daging dari Troy, New York, yang menyuplai berkoli-koli daging untuk tentara Amerika Serikat selama perang tahun 1812.

Dikutip ringtimesbanyuwangi.com dari History.com, Wilson memberi tanda 'U.S.' untuk Amerika Serikat, yang merupakan singkatan dari United Stated. Namun, para tentara tersebut merujuk pada pemilik makanan tersebut, yakni 'Uncle Sam' atau Paman Sam.

Baca Juga: Terkait Rencana Pembubaran Lembaga Negara Jilid 2, Secara Buka-bukaan Tjahko Kumolo Beri Isyarat

Surat kabar lokal mengangkat cerita tersebut dan Paman Sam akhirnya diterima masyarakat luas sebagai julukan untuk - dan personifikasi dari - pemerintah federal A.S.

Pada tahun 1860an dan 1870an, kartunis politik, Thomas Nast mulai mempopulerkan foto Paman Sam. Nast terus mengembangkan foto tersebut, bahkan ia memberi Sam janggut putih dan baju setelan bintang dan garis yang disesuaikan dengan karakter saat ini.

Nast yang berasal dari Jerman tersebut juga dipuji atas karya foto moderen dari Santa Clause yang sedang naik keledainya sebagai simbol untuk Partai Demokrat serta gajah untuk simbole partai Republik. Nast juga terkenal mengejek korupsi Auditorium tammamy di kota New York dalam editorial kartunnya dan pada satu sisi ikut bertanggungjawab atas jatuhnya pemimpin Tammamy, William Tweed.

Baca Juga: Terkuak, Inilah Motif Brigjen Prasetijo Bantu Pelarian Djoko Tjandra

Mungkin, gambar Paman Sam paling terkenal dibuat oleh James Montgomery Flagg(1877-1960). Pada versi Flagg, Paman Sam menggunakan topi tinggi dan jaket biru yang menunjuk ke penonton. Selama Perang Dunia I, foto dari Sam dengan tulisan 'Saya menginginkanmu untuk tentara Amerika Serikat' digunakan sebagai poster rekrutmen.

Foto yang menjadi sangat populer tersebut digunakan pertama kali di kover majalah mingguan Leslie's Weekly pada bulan Juli 1916 dengan judul "Apa yang Anda lakukan untuk persiapan?" Poster tersebut beredar luas dan kemudian digunakan kembali beberapa kali dengan kutipan yang berbeda.

Halaman:

Editor: Dian Effendi

Sumber: history.com


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X