Inilah Alasan Jangan Tinggalkan Hand Sanitizer di Dalam Mobil

- 2 Juni 2020, 20:47 WIB

RINGTIMES BANYUWANGI - Jika Anda meninggalkan cairan pembersih tangan atau hand sanitizer di dalam mobil yang panas (dibiarkan terlalu lama di bawah sinar matahari sehingga suhu di dalamnya panas).

Hati-hati karena itu akan membuat isi cairannya tak lagi efektif untuk digunakan.

"Alkohol menguap dengan sangat cepat di udara. Saat menguap, konsentrasi relatif alkohol turun, seperti halnya kemampuan membunuh kumannya," kata Karen Dobos, PhD, seorang profesor di departemen mikrobiologi, imunologi dan patologi di Colorado State University.

Baca Juga: Iseng Tiru Adegan Pembunuhan George Floyd, 3 Orang Ini Diamankan Polisi

Situasi ini semakin rumit jika ada bahan hidrogen peroksida. Sinar UV bereaksi dengan hidrogen peroksida dan mengubahnya menjadi air.

"Akibatnya, kedua bahan aktif jadi kurang efektif. Karena alasan ini, pembersih tangan tidak boleh disimpan di bawah sinar matahari langsung, atau ditinggalkan (dalam mobil) terutama di suhu yang hangat," tutur Dobos.

Di sisi lain, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga efektivitas pembersih tangan. Dobos merekomendasikan menyimpan pembersih tangan pada suhu 45-75 derajat Fahrenheit (7,2-24 derajat Celcius).

Baca Juga: Kematian George Floyd, Penyanyi Halsey Tertembak Peluru Karet

Seperti kami kutip dari artikel berjudul Alasan jangan tinggalkan hand sanitizer dalam mobil

Jika Anda menyimpannya di mobil Anda, sebaiknya taruh di dalam di konsol tengah mobil asalkan Anda tidak meninggalkannya di sana sepanjang hari.

Halaman:

Editor: Firda Marta Rositasari

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X