Surat At Tin Ayat 1-8 Beserta Arab, Latin, dan Terjemahan Bahasa Indonesia

- 13 September 2020, 08:45 WIB
Surah At-Tin adalah surah ke 95 di dalam al quran, terdiri dari 8 ayat, dan tergolong surah Makkiyah
Surah At-Tin adalah surah ke 95 di dalam al quran, terdiri dari 8 ayat, dan tergolong surah Makkiyah /

RINGTIMES BANYUWANGI – Surat At Tin adalah surat ke 95 di dalam al quran dan terdiri dari 8 ayat.

Surat At Tin merupakan salah satu surat yang diturunkan saat Nabi Muhammad SAW sedang berada di Mekkah. Oleh karena itu, Surat At Tin tergolong surat Makkiyah.

Surat At Tin ini diturunkan setelah surat Al Buruj. Surat ini berisi tentang teguran keras kepada manusia sebagai ciptaan Allah yang paling istimewa, melampaui lainnya.

Baca Juga: 7 Tips Mudah dalam Mempelajari Fisika, Salah Satunya Rumus Jangan Dihafal

Dikutip ringtimesbanyuwangi.com dari laman Quran Kemenag, berikut bacaan surat At Tin ayat 1-8 arab, latin, dan terjemahan dalam bahasa Indonesia.


وَالتِّيْنِ وَالزَّيْتُوْنِۙ - ١

wat-tīni waz-zaitụn
Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,

وَطُوْرِ سِيْنِيْنَۙ - ٢

wa ṭụri sīnīn
demi gunung Sinai,

Baca Juga: Essay, Kunci Jawaban Soal IPA untuk Materi Sistem Pencernaan Manusia

٣ وَهٰذَا الْبَلَدِ الْاَمِيْنِۙ -

wa hāżal-baladil-amīn
dan demi negeri (Mekah) yang aman ini.

لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْٓ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍۖ - ٤

laqad khalaqnal-insāna fī aḥsani taqwīm
Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya,

ثُمَّ رَدَدْنٰهُ اَسْفَلَ سَافِلِيْنَۙ - ٥

ṡumma radadnāhu asfala sāfilīn
kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya,

Baca Juga: Kucing Tidaklah Najis, 4 Keutamaan dan Manfaat dalam Memelihara Kucing Beserta Haditsnya

وَهٰذَا الْبَلَدِ الْاَمِيْنِۙ - ٣

wa hāżal-baladil-amīn
dan demi negeri (Mekah) yang aman ini.

لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْٓ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍۖ - ٤

laqad khalaqnal-insāna fī aḥsani taqwīm
Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya,

ثُمَّ رَدَدْنٰهُ اَسْفَلَ سَافِلِيْنَۙ - ٥

ṡumma radadnāhu asfala sāfilīn
kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya,

اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَلَهُمْ اَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُوْنٍۗ - ٦

Baca Juga: 9 Ciri Seseorang Berkepribadian 'Ekstrovert', Salah Satunya Mudah Mengekspresikan Diri

illallażīna āmanụ wa 'amiluṣ-ṣāliḥāti fa lahum ajrun gairu mamnụn
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan; maka mereka akan mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya.

فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِالدِّيْنِۗ - ٧

fa mā yukażżibuka ba'du bid-dīn
Maka apa yang menyebabkan (mereka) mendustakanmu (tentang) hari pembalasan setelah (adanya keterangan-keterangan) itu?

٨- اَلَيْسَ اللّٰهُ بِاَحْكَمِ الْحٰكِمِيْنَ

a laisallāhu bi`aḥkamil-ḥākimīn
Bukankah Allah hakim yang paling adil?***

Editor: Shofia Munawaroh

Sumber: Quran Kemenag


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x