Tanggapan Rektor Ibnu Chaldun Saat Ferdinand Sebut Anies Baswedan Bodoh: Anda Siapa?

- 17 Oktober 2020, 16:00 WIB
Tanggapan Rektor Ibnu Chaldun Saat Ferdinand Sebut Anies Baswedan Bodoh /Jurnal Presisi

RINGTIMES BANYUWANGI – Ferdinand Hutahaean">Ferdinand Hutahaean, mantan politisi Partai Demokrat mengungkapkan bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai bodoh dalam menilai pelajar yang turut turun aksi dala demo menolak Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker).

Ferdinand mengungkapkan hal tersebut melalui akun Twitternya beberapa waktu yang lalu dengan menyebut jika benar penyataan Anies bahwa pelajar yang peduli terhadap perkembangan bangsa dan perlu dirangsang betapa bodohnya dia.

“Maaf Nies, jika ini benar Anda bicara seperti ini, betapa bodohnya ternyata Anda. Hanya nasibmu yang sedang bagus jadi Gubernur dan pernah jadi Menteri meski dipecat,” tulisnya seperti dilihat mantrasukabumi.com pada Sabtu, 17 Oktober 2020.

Baca Juga: ShopeePay Day Digelar 15 Oktober Hadirkan Solusi Belanja Hemat Sambut Shopee 11.11 Big Sale

Rektor Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar menanggapi hal tersebut dan menegaskan bahwa cuitan Ferdinand Hutahaean menyinggung penduduk DKI Jakarta.

“Saya sangat tersinggung pernyataan Ferdinand sebut Anies bodoh. Kalau Anies bodoh berarti mayoritas penduduk DKI pilih Gub bodoh,” tulisnya di akun Twitternya.

Musni juga menyindir Ferdinand harusnya berkaca tentang siapa dia dan sekolah dimana, sebab Anies Baswedan merupakan orang cerdas dengan gelar pendidikan hingga jenjang doktoral.

Baca Juga: 7 Tanaman Hias Beracun, Bisa Menyebabkan Gagal Ginjal Hingga Kematian

“Pendidikan Anies UGM, gelar master, Ph.D di AS, pemimpin mahasiswa, rektor termuda. Coba bercermin, anda siapa, sekolah dimana, karir apa,” jelasnya.

Berita ini sebelumnya telah terbit di Mantra Sukabumi dengan judul Ferdinand Sebut Anies Baswedan Bodoh, Rektor Ibnu Chaldun: Anda Siapa dan Sekolah Dimana?

Halaman:

Editor: Shofia Munawaroh

Sumber: Mantra Sukabumi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X