Fakta atau Hoaks, Maruf Amin Dikabarkan Sebut Pemimpin Tak Berdosa Jika Rakyatnya Kelaparan

- 10 Juni 2020, 15:19 WIB
Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin
Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin /.*(antaranews.com)

Seperti kami kutip dari artikel berjudul Tersiar Kabar Maruf Amin Sebut Pemimpin Tak Berdosa Jika Rakyatnya Kelaparan, Simak Fakta Sebenarnya

Pernyataan tersebut berkaitan dengan keadaan dilingkungan masyarakat jika ada yang kelaparan, maka orang terdekat akan berdosa, sementara para pemimpin tidak akan berdosa jika rakyatnya tersebut kelaparan.

Pernyataan tersebut tertuang dalam sebuah artikel hasil tangkapan layar yang diunggah oleh akun Facebook Putra Inka, ia mengunggah tangkapan layar tersebut dari salah satu media daring.

Tampak pada tampilan layar tersebut, artikel berjudul “Wapres: Kita Berdosa Jika Melihat Tetangga Kelaparan Tapi Pemimpin Tidak Berdosa Kalau Rakyatnya Kelaparan” yang ditulis oleh Reporter, Fauziah Mursid dengan Redaktur, Muhammad Hafil.

Baca Juga: Pemerintah Swedia Dinilai 'Gagal Total' Tangani Virus Corona

Dalam unggahan tersebut, akun Facebook Putra Inka juga menambahkan sebuah status yang berisi narasi sebagai berikut:

“Jadi Bingung Kalau Begini Saya Sama Si Mbah Dengar Khotbahnya, Kita Yang Berdosa Dia Sama Mukiyo ndak Berdosa Aneh Bin Ajaib, Kata Alm Dono Warkop Gila Loeh Min,” tulisnya.

Tim Mantra Sukabumi melakukan penulusuran dengan mengutip dari situs turnbakchoax.id tentang unggahan tangkapan layar berita yang tayang pada Selasa, 28 April 2020 lalu tersebut, dapat dinyatakan bahwa unggahan akun Facebook Putra Inka adalah salah atau keliru.

Baca Juga: AS dan Negara Sekutu Barat Resmi Bentuk Aliansi Anti-Tiongkok

Mengutip dari salah satu media pemberitaan daring republika.id, diketahui pada bagian indeks, jika kita mencari artikel yang tayang pada Selasa, 28 April 2020, Pukul 13.31 WIB, judul artikel aslinya adalah “Wapres: Kita Berdosa Jika Biarkan Tetangga Tidak Makan.”

Halaman:

Editor: Galih Ferdiansyah

Sumber: Mantra Sukabumi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah