Tak Mau Kalah dari AS dan China, TNI AL Siapkan Puluhan Armada Tempur di Dekat LCS

23 Juli 2020, 16:45 WIB
TNI AL ketika mengusir kapal penjaga pantai Cina yang tengah mengawal kapal-kapal ikan Cina di perairan Natuna Utara, Kepulauan Riau, Rabu (30/12/2019). /YouTube

RINGTIMES BANYUWANGI - Di saat memanasnya tensi antara kubu Amerika Serikat (AS) dan China di kawasan Laut China Selatan, TNI Angkatan Laut (AL) tidak tinggal diam.

TNI AL mengerahkan kekuatan tempur besar-besaran dalam latihan perang gabungan di Pulau Dabo Singkep, Kepri yang tidak jauh dari Laut China Selatan.

Dalam latihan  perang ini, seluruh unsur TNI AL dikerahkan mulai dari Koarmada I, Kolinlamil, Marinir, hingga Pusat Penerbang Angkatan Laut (Puspenerbal) dalam kegiatan latihan militer gabungan Geladi Tugas Latihan Tempur (Gelagaspur) Tingkat III (L-3) di wilayah tersebut.

Kurang lebih ada 2000 prajurit TNI dari berbagai unsur terlibat langsung. Tak hanya itu, TNI AL juga mengerahkan 26 kapal perang dari berbagai jenis yang dimiliki Koarmada I.

Baca Juga: Tak Kuasa Menahan Tangis, Tukul Arwarna Teringat Anak-anaknya Saat Dengarkan Betrand Peto Bernyanyi

Mulai dari kapal patroli, kapal fregat, Kapal Penghancur Rudal (KPR), hingga Kapal Selam (KS) dalam unjuk kekuatan kali ini. TNI AL juga mengerahkan kekuatan udara.

Tercatat ada 15 pesawat tempur diturunkan Puspenerbal untuk memantapkan latihan perang gabungan kali ini.  15 pesawat tempur dari Puspenerbal itu diturunkan untuk melakukan latihan pengintaian, serangan anti-kapal permukaan, hingga serangan anti-kapal selam.

Sementara, dari unsur Marinir telah mengerahkan satu Batalion Tim Pendaratan (BTP) dan 17 unit kendaraan tank amfibi dari berbagai jenis. Latihan perang ini digelar bersamaan dengan sedang memanasnya tensi di Indo-Pasifik, terutama di sekitar Laut China Selatan.

Berita ini sebelumnya telah terbit di Galamedianews.com dengan judul Tak Mau Ketinggalan AS dan China, TNI AL Siagakan Puluhan Armada Tempur di Dekat Laut China Selatan

Baca Juga: Update!, Inilah Jadwal Resmi Piala Dunia 2022

Para prajurit dari Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir (Yontaifib 1 Mar) terdiri dari 14 personel dibawah pimpinan Lettu Marinir Yitrem Gultom, melaksanakan penerjunan dalam 1 sorti, dengan dibagi menjadi dua run.

Masing-masing run terdiri dari tujuh peterjun yang dilaksanakan di kawasan Pantai Todak Dabo Singkep, Rabu (22/07/2020) malam.

Problem Terjun Tempur (Junpur) menjadi awal rangkaian Latihan Pasukan Pendarat (Latpasrat) Korps Marinir tahun 2020 yang akan dilaksanakan di Pantai Todak Dabo Singkep Kepulauan Riau, Jumat (24/7/2020), besok.

Baca Juga: Berikut 5 Drama Korea Terbaik yang Wajib Kalian Tonton

Diketahui dalam beberapa hari ini, militer AS dan negara sekutunya juga menggelar latihan perang di Laut China Selatan. AS dan sekutu melakukan kegiatan ini sebagai propaganda untuk menekan dominasi Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA).

Tak hanya di Laut China Selatan, AS juga sedang menggelar latihan militer bersama India di Samudera Hindia sekitar perairan Andaman dan Nicobar.(Dicky Aditya/Galamedia News).***

 

Editor: Galih Ferdiansyah

Sumber: Galamedianews

Tags

Terkini

Terpopuler