Rusia Rilis Produksi Terbaru Serial Pistol Tentara Udav, Diklaim Mampu Tembus Baju Antipeluru

- 6 Agustus 2020, 17:55 WIB
Ilustrasi Pistol. *Pikiran Rakyat /*Pikiran Rakyat/

RINGTIMES BANYUWANGI - TsNIITochMash (bagian dari perusahaan teknologi tinggi negara Rostec) telah resmi meluncurkan produksi batch pertama dari pistol self-loading 9mm Udav terbaru, seperti dilaporkan kantor pers Rostec Rabu 5 Agustus 2020 lalu.

"Pembuatan pistol yang dimulai pada Maret 2014 telah beralih ke tahap produksi serialnya. Ini menunjukkan bahwa angkatan bersenjata menguji senjata api dan memberikan rekomendasi dan harapan pada peningkatannya, yang dilaksanakan oleh perusahaan kami. Kami telah menerima memesan untuk batch yang diproduksi seri pertama," kata CEO TsNIITochMash Albert Bakov, seperti dikutip dari Galamedianews.com.

Pistol produksi Rusia, Udav, (Foto: TASS)
Pistol produksi Rusia, Udav, (Foto: TASS)

Kepala eksekutif mengatakan dia yakin bahwa berkat karakteristik dan ergonomisnya, Udav tak hanya akan menarik untuk Angkatan Bersenjata Rusia tetapi juga untuk lembaga keamanan dan penegak hukum lainnya. Tentunya juga para amatir penggemar olahraga menembak di Rusia dan luar negeri.

Baca Juga: Kabar Baik, Uji Klinis Vaksin Covid-19 Akan Dimulai Selasa, 11 Agustus 2020 Mendatang

Desain pistol terbaru menggabungkan solusi asli yang memberikan beberapa keuntungan dibandingkan dengan CZ, Glock, Walther, Colt dan pistol lainnya, tegas Rostec.

"Teknologi yang dipatenkan mencakup desain magazine sebagai indikator jumlah putaran, yang membantu menentukan magazine yang penuh muatan (peluru) baik secara visual maupun secara taktis. Selain itu, peralatan pistol termasuk peredam dengan modul penyerap panas yang dapat diganti dan dua jenis putaran dengan peningkatan kapasitas data tembus dan pengurangan kecepatan peluru," jelas Rostec.

Udav memiliki jarak tembak efektif 100 meter. Pistol mampu menembus rompi anti peluru dan helm Tipe II pada jarak hingga 75 meter.

Baca Juga: YouTuber Indonesia Turah Parthayana, Dituding Lakukan Pelecehan Seksual

Halaman:

Editor: Galih Ferdiansyah

Sumber: Galamedianews


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X