Telon-telon, Adat Orang Jawa yang Berkaitan Erat dengan Agama

- 7 Agustus 2020, 19:55 WIB
Ilustrasi wanita hamil, kehamilan, ibu hamil. /Andre Furtado/Pexels/

RINGTIMES BANYUWANGI - Telon-telon adalah upacara selamatan yang dilaksanakan pada saat kehamilan genap berusia tiga bulan. 

kata 'telon' berasal dari bahasa Jawa yang berarti tiga.

Upacara ini biasa dilakukan oleh orang Jawa sebagai tradisi bagi orang hamil.

Rasulullah Saw bersabda;

إنَّ أَحَدَكُم يُجْمَعُ خلقُهُ فِيْ بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِيْنَ يَوْمًا نُطْفَةً، ثُمَّ يَكُوْنُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُوْنُ مُضْغَةً مِثلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ فيَنْفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ، وَأَجَلِهِ، وَعَمَلِهِ، وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيْدٌ،

Sesungguhnya salah seorang diantara kalian dipadukan bentuk ciptaannya dalam perut ibunya selama empat puluh hari (dalam bentuk mani) lalu menjadi segumpal darah selama itu pula (selama 40 hari), lalu menjadi segumpal daging selama itu pula, kemudian Allah mengutus malaikat untuk meniupkan ruh pada janin tersebut, lalu ditetapkan baginya empat hal: rizkinya, ajalnya, perbuatannya, serta kesengsaraannya dan kebahagiaannya.” [Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu].
Baca Juga: Manfaat Lengkuas untuk Kesehatan, Salah Satunya Mengurangi Nyeri dan Peradangan

Dikutip ringtimesbanyuwangi.com dari berbagai sumber, Melihat dari hadis tersebut, maka terdapat tiga tahap perkembangan janin yang berubah selama empat puluh hari.

Jika dikalkulasikan, ruh ditiup kepada janin sekitar 120 hari, atau empat bulan.

Saat ditiupkan ruh, ditentukan pula empat hal, yakni rezeki, ajal, perbuatan, serta kesusahan dan kebahagiannya.

Untuk itu, menurut ulama' salaf, disarankan bagi orangtua untuk mendoakan anak sebelum genap 120 hari tersebut, ketika kehamilan telah genap usia tiga bulan atau hendak memasuki empat bulan.***

Halaman:

Editor: Dian Effendi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X