Sebut Moeldoko Lakukan Pembunuhan Demokrasi, Mahasiswa Tuntut Jokowi Lakukan Hal Ini

- 7 Maret 2021, 16:00 WIB
Penetapan Moeldoko sebagai ketua umum partai demokrat mendapat kecaman dari mahasiswa //Pikiran Rakyat/

RINGTIMES BANYUWANGI – KLB Partai Demokrat yang telah berlangsung di Sumut mendapat kritikan dari berbagai pihak, salah satunya mahasiswa yang menyebut Moeldoko telah lakukan pembunuhan demokrasi.

Para mahasiswa yang berasal dari BEM dan DPM (Dewan Perwakilan Mahasiswa) Fisipol Untag Samarinda Kalimantan Timur meminta presiden untuk melakukan beberapa hal.

Ada beberapa sikap yang dinyatakan oleh para mahasiswa melalui surat resmi yang dilansir Ringtimesbanyuwangi.com dari akun twitter @irwan_fecho selaku Wasekjen Partai Demokrat.

Baca Juga: Pangdam IX Udayana dan Shopee Indonesia Bantu Memberi Solusi Krisis Air Bersih di NTT

Baca Juga: Mahfud MD Beberkan Penjelasan, Moeldoko Sah Jadi Ketum Partai Demokrat?

“Tuntutan adik-adik BEM dan DPM Fisipol Untag Samarinda, Kaltim untuk jaga demokrasi sebagai kehidupan berbangsa. Mereka mengecam upaya pembunuhan demokrasi yang dilakukan KSP Moeldoko.

Dan meminta presiden agar menjaga marwah pemerintahan dan memberhentikan KSP Moeldoko,” tulis Irwan Fecho pada twitter pribadinya.

Adapun beberapa pernyataan yang disampaikan oleh para mahasiswa antara lain sebagai berikut:

Baca Juga: Minta Presiden Angkat KSP Baru, Jimly Asshidiqie Komentari Moeldoko Jadi Ketum Demokrat

  1. Mengecam upaya pembunuhan demokrasi dengan melakukan penyalahgunaan kekuasaan yang diperbuat oleh KSP Moeldoko terhadap organisasi resmi negara.
  2. Meminta presiden Joko Widodo untuk menjaga marwah pemerintahan akibat perilaku KSP Moeldoko yang sibuk melakukan upaya politik praktis yang jauh dari tugas pokok dan fungsinya sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
  3. Meminta presiden Joko Widodo untuk memberhentikan KSP Moeldoko, karena terindikasi telah melakukan upaya fiktif dalam merusak unsur demokrasi dalam kapasitasnya sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
  4. Kami juga menghimbau kepada rekan-rekan mahasiswa di tanah air untuk peduli terhadap kondisi demokrasi yang semakin getir akhir-akhir ini.

Dalam surat tersebut ada semangat yang ingin disampaikan oleh para mahasiswa yakni menjaga demokrasi sebagai pondasi kehidupan berbangsa.

Halaman:

Editor: Ikfi Rifqi Arumning Tyas


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X