Bansos PKH Berharap Munculkan adanya Perubahan Pelaku Penerima?

- 21 Mei 2020, 18:45 WIB
SEKITAR 150 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung difasilitasi dengan 2 bus dan 1 truk untuk datang ke Mapolres Bandung guna dimintai terkait kasus dugaan penyelewengan dana PKH yang disunat oleh oknum petugas Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos), Senin, 7 Oktober 2019.*/ISTIMEWA

RINGTIMES BANYUWANGI  - Kini Penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tidak hanya untuk membantu kebutuhan masyarakat prasejahtera, tetapi diharapkan juga memunculkan perubahan perilaku penerimanya.

"Jadi ada kontrol agar menumbuhkan perubahan perilaku, tidak sekadar menerima bantuan saja," kata Koordinator SDM PKH Kabupaten Bekasi Yoyok Setyo Wijoyo di Bekasi, Rabu.

Ia juga mengatakan dalam Program Keluarga Harapan, keluarga penerima manfaat (KPM) tidak hanya diberi bantuan setiap bulan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi mereka juga diberikan edukasi tentang cara mengasuh anak dengan baik, cara menjaga kesehatan keluarga, lansia dan disabilitas, cara mewujudkan kesejahteraan keluarga hingga cara memulai usaha baru.

Baca Juga: Indonesia Menjadi Tujuan Investasi Nomor Empat di Dunia?Cek Faktanya

Sumber Berjudul: Bansos PKH diharapkan munculkan perubahan perilaku penerimanya

Mereka tidak hanya didorong untuk membuat manajemen keluarga yang baik tetapi juga diberi pemahaman tentang pentingnya memenuhi gizi keluarga.

"Sebenarnya tugas pendamping KPM PKH itu sederhana, merubah perilaku. Tetapi itu dampaknya bisa berkelanjutan hingga bebeberapa tahun yang akan datang," katanya.

Melalui pertemuan kelompok yang diadakan setiap bulan bagi para peserta PKH, mereka didorong untuk bekerja sama dan bergotong royong.

Baca Juga: Kabar Baik, Hasil Uji Coba Vaksin Corona Pada Monyet Beri Harapan

Halaman:

Editor: Sophia Tri Rahayu

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X