Meski Pandemi Corona Menyebar, Produk Indonesia di Hong kong Tetap Berjaya

- 7 Mei 2020, 12:00 WIB
/

RINGTIMES BANYUWANGI – Meski di tengah pandemi Virus Corona, penjualan produk makanan dan minuman asal Indonesia di Hong Kong tetap bertahan dan relatif stabil.

Menurut tim ekonomi keuangan dan perdagangan RI di Hongkong menemukan fakta saat melakukan survei ke lapangan.

Mereka mendapati produk makanan dan minuman Indonesia tidak mengalami penurunan penjualan di tengah pandemi.

Baca Juga: Inilah Surat Pernyataan ABK WNI Kapal Tiongkok yang Buang Jasad Ke laut

Bahkan sebaliknya produk adonan kue mengalami lonjakan permintaan yang cukup drastis hingga menyebabkan sejumlah pasar di Hong Kong kekurangan stok produk tersebut.

“Permintaan pasar meningkat tiga kali lipat dibandingkan biasanya,” ujar pihak salah satu produsen bahan makanan asal Indonesia sebagaimana dikutip Pikiranrakyat-depok.com dari Antara.

Produk tersebut kini sudah berhasil menembus pasar swalayan berjaringan besar di Hong Kong seperti Parknshop, Wellcome, Aeon, Yamat, dan Best Mart 360.

Baca Juga: Di tengah Pandemi Virus Corona, Pemulangan WNI Masih Berlanjut

Bukan hanya itu perusahaan tersebut juga memasok produknya ke toko-toko Indonesia seperti beberapa restoran yang menyajikan makanan khas Indonesia, toko roti, dan sejumlah hotel.

Tsuen Wan, Sham Shui Po, dan Kwun Tung menjadi tiga kawasan utama di Hong Kong yang menjadi target pasar terbesar produk-produk asal Indonesia.

“Walaupun masih dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, kami berkomitmen untuk memastikan arus produk nasional ke Hong Kong berjalan lancar,” tutur pihak KJRI Hong Kong Ricky Suhendar.

Baca Juga: Tak Direstui Pihak Keluarga, Seorang Perempuan Ini Dibunuh

Seperti kami kutip dari artikel berjudul Meski Dihantam Virus Corona, Produk Indonesia Tetap Berjaya di Hong Kong

Menurutnya produk-produk Indonesia yang bertahan di tengah pandemi sangat penting untuk menjaga dan memperluas eksistensi sekaligus penetrasi produk Indonesia di Hong Kong yang bukan hanya diperuntukkan bagi WNI melainkan untuk diperkenalkan kepada masyarakat lokal dan masyarakat asing dari negara lain.

Hingga kini lebih dari 400 toko Indonesia tersebar di sejumlah penjuru Hong Kong yang memainkan peran sebagai kanal penjualan produk-produk asal Indonesia.

Baca Juga: Aksi Vandalisme Untuk Binasakan Warga Tiongkok Muncul di Kuil Jepang

Ricky berharap jumlah toko itu bisa terus bertambah mengingat kesempatan dan potensi pasar masih terbuka secara luas.

“Namun demikian hal itu perlu mendapatkan dukungan pasokan yang stabil dari Indonesia khususnya produk-produk UMKM nasional yang hingga saat ini kerap menemui kendala terkait kendali mutu dan pemenuhan perizinan serta persyaratan administrasi ekspor,” imbuhnya.(penulis: Firda Marta Rositasari)

Baca Juga: Sengaja Tinggalkan di Lautan Es, Seekor Anjing Setia Menunggu Tuannya

Editor: Firda Marta Rositasari

Sumber: Pikiran Rakyat Depok


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x