Semakin Memanas, China Tutup Kantor Konsulat AS di Chengdu

27 Juli 2020, 20:50 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping . (ANTARA/REUTERS/Kevin Lamarque) /

RINGTIMES BANYUWANGI - Tepat hari ini Senin, 27 Juli 2020 Pemerintah China mengumumkan penutupan Konsulat AS di Chengdu, yang dilakukan sekitar pukul 10 pagi.

Hal itu terjadi merupakan tindakan balasan yang dilakuakan atas penutupan konsulat China di Houston.

Pada Senin pagi, ketika proses penutupan dilakukan, polisi kota Chengdu membatasi akses wilayah di sekitar konsulat AS.

Artikel ini sebelumnya telah terbit di Galamedianews.com dengan judul China Umumkan Penutupan Konsulat AS di Chengdu, Akses di Sekitar Lokasi Dibatasi

Baca Juga: Anies Baswedan Buka Suara Atas Membludaknya Kasus Positif Civid-19 di Jakarta

Terlihat empat orang pejabat lengkap memakai alat pelindung diri berjalan menuju konsulat pada pukul 10.24 waktu setempat. Meskipun begitu, Beijing belum mengumumkan sampai kapan batas waktu konsulat di Chengdu itu harus ditutup.

Pada hari sebelumnya, Staf Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Kota Chengdu telah mengosongkan ruangan pada, Minggu, 26 Juli 2020, dengan dijaga ketat oleh aparat keamanan di luar bangunan.

Puluhan polisi berseragam dan berpakaian preman berbaur dengan warga melihat pengosongan kantor konsulat dari jalanan yang dipenuhi dengan pepohonan di tengah cuaca yang panas.

Ditulis Antara, penutupan kantor konsulat China di Houston dan konsulat AS di Chengdu kian memperburuk hubungan dua adidaya ekonomi dunia tersebut.

Baca Juga: Hati-hati Meski Ber-SNI, Ternyata Helm Masih Bisa Kena Tilang Kalau Kondisinya Seperti Ini

Sebelumnya, hubungan kedua negara besar ini telah merenggang karena perselisihan di berbagai isu. Termasuk dalam bidang perdagangan, teknologi, pandemi Covid-19, dan klaim sepihak China di Laut China Selatan.

Sejumlah polisi meminta mereka yang menonton pengosongan untuk menjauh mengingat warga berkerumun di luar kantor konsulat.

Beberapa pejalan kaki juga ada yang merekam video dan memotret proses pengosongan itu. Warga meyakini saat itu akan momen terakhir mereka melihat bangunan itu di tempati diplomat AS.***(Lucky M. Lukman/Galamedianews)

 

Editor: Dian Effendi

Sumber: Galamedianews

Tags

Terkini

Terpopuler