Pos PSBB Kota Bandung Dihentikan Akibat dari Zona Hitam Covid-19

- 31 Mei 2020, 07:00 WIB
Tangkapan layar video Petugas pos PSBB tengah berusaha menenangkan pria yang tiba-tiba ingin memberikan anaknya
Tangkapan layar video Petugas pos PSBB tengah berusaha menenangkan pria yang tiba-tiba ingin memberikan anaknya /Instagram

RINGTIMES BANYUWANGI  – Hingga saat ini, dari 30 kecamatan di Kota Bandung, hampir semuanya masuk zona hitam persebaran Covid-19.

Dengan level kewaspadaan itu, Kota Bandung jadi salah satu daerah yang diperpanjang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)-nya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

PSBB Bandung berlangsung secara proporsional dengan melonggarkan sejumlah sektor, termasuk rumah ibadah.

Baca Juga: PDP Covid-19 Banyuwangi Terus Meningkat Jadi 30 Orang, Cek Lokasinya

Sumber Berjudul: Hampir Semua Kecamatan Zona Hitam Covid-19, Pos PSBB Kota Bandung Dihentikan

Selain itu, pos pemeriksaan (check point) juga ditiadakan, per Sabtu, 30 Mei 2020, demikian seperti RINGTIMES BANYUWANGI  dari Antara.

Sementara itu, personel petugas yang sebelumnya bertugas di check point, akan ditugaskan untuk  disebar ke sejumlah fasilitas publik yang diperbolehkan untuk beroperasi saat PSBB proporsional.

"Pos pemeriksaan tidak ada, tapi kita sosialisasi dan edukasi masih ditingkatkan, personel juga disebar ke tempat kerumunan," kata Oded di Balai Kota Bandung, Jumat, 29 Mei 2020.

Baca Juga: Tenaga Medis Positif Covid-19, Total 9 Pasien Positif di Banyuwangi

Nantinya para petugas gabungan dari kepolisian, Satpol PP dan TNI bakal melakukan penjagaan dan mengawasi batas kerumunan di sejumlah tempat yang diperbolehkan untuk beroperasi.

Saat pemberlakuan PSBB proporsional di Kota Bandung, sejumlah tempat diperbolehkan untuk beroperasi dengan batas kerumunan 30 persen dari kapasitas.

Apabila ada yang melebihi batas, para petugas tersebut akan melakukan penindakan.

Baca Juga: Benarkah Menteri Agama Sebut Puasa Ramadhan Harus Diulang? Cek Faktanya

"Kalau dilihat, tiap kecamatan masih hitam, ada yang merah dua kecamatan, kita tetap semuanya akan kita awasi," katanya.

Anggota polisi bakal disebar ke sejumlah tempat seperti pasar, rumah makan, dan tempat lainnya yang berpotensi adanya kerumunan.

Kata Kepala Bagian Operasi Polrestabes Bandung AKBP Asep Pujiono, pihaknya bakal menindak secara persuasif dengan meningkatkan pengelola tempat agar memperhatikan aturan.

Baca Juga: Pemulangan Secara Bertahap Terhadap Pendatang Asing Tanpa Izin

"Kita lihat nanti, kalau misalnya diingatkan masih bisa ya tidak apa-apa. Ada anggota yang berjaga di tempat, ada juga yang patroli," katanya.(Penulis: Sophia Tri Rahayu) 

Editor: Sophia Tri Rahayu

Sumber: Pikiran-Rakyat.com


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x