Di Tengah Pandemi Covid-19, 12.000 Ton Jagung dari Gorontalo Akan Diekspor ke Filipina

- 2 Juni 2020, 22:26 WIB

RINGTIMES BANYUWANGI - Provinsi Gorontalo akan mengekspor jagung sebagai salah satu komoditas unggulan daerah, dengan volume sebanyak 12.000 ton dengan tujuan di negara Filipina.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengatakan bahwa ekspor jagung tersebut akan dilakukan oleh PT Seger Pangan Sejahtera.

Ia pun melakukan peninjauan kesiapan perusahaan yang beralamat di Desa Pongongaila, Kecamatan Pulubula, Kabupaten Gorontalo, Selasa.

Baca Juga: Unik, Sekelompok Monyet di India Ini Ikut Terapkan Physical Distancing

"Untuk tahap awal ada 12.000 ton, diekspor dengan dua kapal langsung ke Filipina. Permintaan cukup banyak dan harganya bagus 276 dolar AS per ton," kata Rusli melalui keterangannya di Jakarta, Selasa.

Gubernur Rusli mengungkapkan bahwa di tengah pandemi COVID-19 ini, petani jagung tetap produktif.

Hingga April 2020, produksi jagung Gorontalo tercatat mencapai 592.767 ton.

Baca Juga: Vaksin Telah Lama Ditemukan, di Kongo Wabah Ebola Baru Muncul Lagi?

Seperti kami kutip dari artikel berjudul Gorontalo siap ekspor 12.000 ton jagung ke Filipina

Berbagai bantuan benih pun tetap disalurkan kepada petani dengan luas tanam 106.194 hektare.

Halaman:

Editor: Firda Marta Rositasari

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X