TikTok Akan Diambil Alih Bill Gates, Vanessa: Kami di Sini untuk Jangka Panjang

- 2 Agustus 2020, 15:45 WIB
Microsoft dikabarkan siap beli TikTok.* /Kolase Foto AFP

RINGTIMES BANYUWANGI - Perusahaan induk Tiktok, Byte Dance, dikabarkan setuju untuk memecah operasional di Amerika Serikat (AS), setelah Presiden Donald Trump mengancam akan memblokir media sosial tersebut. Microsoft akan masuk untuk mengambil alih Tiktok di AS.

Dikutip dari Warta Ekonomi, Minggu (2/8/2020), Byte Dance awalnya ingin mempertahankan kepemilikan saham minoritas di bisnis TikTok AS, namun ditolak Gedung Putih.

Proposal yang terbaru menunjukkan, bahwa Byte Dance akan keluar sepenuhnya, Microsoft akan masuk untuk mengambil alih TikTok di AS, menurut sumber yang dirahasiakan identitasnya.

Baca Juga: Video Viral Satu Keluarga ‘Makan di Tol’ yang Ditegur Polisi, Begini Responnya

Sejumlah investor Byte Dance di AS akan diberi kesempatan untuk mengambil saham minoritas. Sekitar 70 persen investor asing Byte Dance berasal dari AS.

Presiden Trump, pada Jumat (31/7/2020) waktu setempat menyatakan akan memblokir Tiktok pada Sabtu. "Bukan kesepakatan yang pernah kalian dengar bahwa mereka akan jual dan beli. Kita bukan negara M&A (merger dan akuisisi)," kata Trump kepada wartawan di dalam pesawat Air Force One.

Gedung Putih dalam keterangan tertulis tidak menjelaskan apakah Trump akan menerima konsesi Byte Dance. "Pemerintah punya kekhawatiran serius terhadap TikTokmengenai keamanan nasional. Kami terus mengevaluasi kebijakan," kata Gedung Putih.

Baca Juga: Peristiwa 2 Agustus: Meninggalnya Gubernur Jendral Hinda-Belanda, Pieter Merkus di Surabaya

Byte Dance di Beijing tidak berkomentar, namun perwakilan mereka di AS mengeluarkan pernyataan yang disiarkan di aplikasi tersebut. "Kami di sini untuk jangka panjang. Terus bagikan suara kalian di sini dan bela TikTok," kata manajer umum TikTok AS, Vanessa Pappas.

Melalui kesepakatan baru, Microsoft akan bertugas melindungi data pengguna TikTok di AS. Kesempatan juga terbuka bagi perusahaan selain raksasa milik Bill Gates ini untuk mengambil alih TikTok. Microsoft tidak berkomentar atas isu ini.

Halaman:

Editor: Galih Ferdiansyah

Sumber: Warta Ekonomi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X