Polisi Bentrok dengan Demonstran Setelah Pemilihan Presiden Belarusia

- 11 Agustus 2020, 08:30 WIB
PRESIDEN Belarusia, Alexander Lukashenko /Facebook.com/@rt

RINGTIMES BANYUWANGI - Para demonstran melihat pemimpin lama Alexander Lukashenko menghadapi tantangan terbesar dalam pemerintahannya selama bertahun-tahun.

Dikutip ringtimesbanyuwangi.com dari Gulfnews, jajak pendapat resmi menunjukkan Lukashenko, yang berkuasa sejak 1994, mencetak kemenangan telak, tetapi penantang utamanya Svetlana Tikhanovskaya meragukan hasilnya.

Tikhanovskaya, seorang pendukung politik yang baru berusia 37 tahun, melancarkan aksi oposisi dan menarik puluhan ribu pendukung ke aksi demonstrasi terbesar di negara bekas soviet selama bertahun-tahun itu.

Baca Juga: Banjir Bandang di Pakistan Menewaskan Puluhan Orang

Para pendukung oposisi turun ke jalan-jalan di Minsk dan kota-kota lain setelah pemungutan suara ditutup dan hasil polling menunjukkan bahwa Lukashenko telah menang dengan 79,7 persen suara, dengan Tikhanovskaya di urutan kedua dengan 6.8 persen suara.

Beberapa ribu pengunjuk rasa berkumpul di dekat sebuah monumen pusat di ibukota Minsk, di mana mereka menghadapi ratusan polisi anti huru-hara dengan perisai.

Sebuah video langsung yang disediakan oleh Radio Liberty menunjukkan polisi menembakkan granat kejut dan maju untuk membubarkan kerumunan, danbanyak demonstran yang melarikan diri.

Baca Juga: Sobo Deso, Media Keluh Kesah Warga NU kepada Pengurus Cabang Banyuwangi

Outlet media yang terkait dengan oposisi termasuk tut.by dan Nasha Niva melaporkan bentrokan dengan polisi, mereka memberitakan sebuah van polisi menabrak kerumunan pengunjuk rasa. Polisi juga menembakan meriam air dan peluru karet kepada para demonstran.

Pihak oposisi mengatakan pihaknya menyangka proses pemungutan suara telah dicurangi, dan dalam konferensi pers setelah pemungutan suara ditutup, Tikhanovskaya mengatakan dia tidak mempercayai hasil yang menunjukkan kemenangan untuk Lukashenko.***

Halaman:

Editor: Dian Effendi

Sumber: Gulf News


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X